Sabtu, 29 Desember 2012

Echa Soemantri

Drumer muda ini termasuk musisi yang prestasinya sering jadi perbincangan. Tentu saja, sangat berhubungan dengan skill permainannya. Penggemar sepak bola ini juga kerap dipercaya oleh banyak musisi untuk mengisi permainan drum-ya di berbagai proyek. Termasuk menjadi endoorse produk Sonor Drum, sekaligus produk Evans Drumhead dan Paiste Cymbal.

Selain bergabung dengan band-nya Abdul & Coffe Teory, Echa yang sudah mulai bermain drum sejak usia tiga tahun ini juga tercatat sebagai penggebuk drum Gereja, Tompi, Ello, Rio Febrian, Erwin Gautawa Orchestra, Yovie & Nuno, dan yang terakhir mengisi drum untuk album Base Jam, dan Trisum. Termasuk, menjadi session player untuk beberapa nama lainnya. Saat melakukan interview, drumer ini bahkan sedang melakukan take drum untuk seorang solois pendatang baru.

Mengenai hal tersebut, musisi kelahiran 7 Juli 1989 mengungkapkan bahwa sebagai musisi profesional atau session player, harus bisa beradaptasi dengan berbagai jenis musik. ”Saya tidak mau tanggung-tanggung dalam menjalani karier sebagai drumer. Memainkan musik yang sangat nge-jazz seperti di Trisum, yang easy listening seperti di Abdul & Coffe Theory, yang spontanitas seperti di album Tompi, yang paling eksploratif saat saya bergabung dengan Erwin Gautawa Orkestra, atau yang nge-pop seperti di Base Jam, Yovie & Nuno, atau beberapa nama lainnya, mau tidak mau harus dijalaninya,” tambahnya.

Bergabung dengan Sonor
Ada cerita menarik seputar bergabungnya Echa menjadi endoorse Sonor Drum. Sebelumnya, Echa memang sudah menggemari Sonor Drum, bahkan drum keduanya yang Echa miliki dari merek ini. ”Sampai-sampai saya nge-fans sama tim sepak bola Jerman, tempat di mana drum Sonor berasal,” imbuhnya.

Sedangkan untuk drumhead merek Evans dan simbal Paiste, Echa tertarik karena keduanya memang sudah lama digunakan. Bahkan saat drumer ini menggunakan produk drum dari merek lain, Echa sudah menggunakan simbal dan drumhead tersebut. Setelah mencari untuk mengetahui lebih jauh mengenai produk tersebut, Echa malah ditawari untuk menjadi endoorse Sonor, Evans, dan Paiste dalam satu paket. ”Saya langsung setuju, apalagi produk-produk tersebut memang memiliki reputasi mendunia. Dan, simbal Paiste yang saya gunakan adalah termasuk simbal high class yang harganya memang mahal.”
sumber: www.audiopro.co.id

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar